Stratus Technologies, sebuah vendor yang berfokus dalam penyediaan solusi berkelanjutan menjejakkan bisnisnya di Asia Pasifik (AP) dengan mendirikan Asian Managed Services Center pertamanya di Asia pekan lalu.
Managed Services Center ini merupakan fasilitas ketiga yang didirikan Stratus setelah mendirikan di Phoenix, Amerika Serikat dan di London, Inggris. Pusat layanan terpusat yang didirikan di Singapura ini akan bekerja paralel dengan dua fasilitas lainnya untuk menyediakan pelayanan berkelanjutan selama 24 jam kepada klien Stratus secara global yang kebanyakan bergerak di sektor Finansial, Telekomunikasi, dan Manufaktur. Pelayanan yang tersedia meliputi layanan toleransi kesalahan, layanan maintainance, serta layanan profesional.
Menurut Dave Laurello, Presiden dan CEO Stratus Technologies Inc, keputusan Stratus untuk mendirikan Managed Services Centre pertamanya ini jelas akan menarik transaksi bisnis dan talenta-talenta global. Perusahaan yang bermarkas di Boston, Amerika Serikat ini juga sedang bersaing ketat dengan penyedia solusi kelas kakap seperti IBM dan HP.
Dalam wawancaranya dengan SDA Asia, Laurello mengatakan, perbedaan mendasar antara Stratus dan kompetitornya terletak pada pendekatan otomatis dan transparan perusahaan ini terhadap ketersediaan dan kemampuan solusinya menghadirkan 99,999% uptime lebih besar. Hal ini dikenal juga sebagai ketersediaan berkelanjutan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Gartner, biaya rata-rata downtime jaringan komputer mencapai 42.000 dolar per jam. Sementara itu, rata-rata perusahaan mengalami sekitar 140 jam downtime setiap tahunnya.
Stratus memperkirakan Asia akan menjadi pasar yang berkembang. Dewasa ini 25% bisnis Stratus berasal dari AP dan 25% lainnya berasal dari Jepang. Stratus memiliki total 115 pelanggan di wilayah ini.
Dengan markas regional di Hong Kong, Stratus kini beroperasi di Singapura, Cina, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand, Korea, Australia, dan Selandia Baru. Stratus mengungkapkan kepada SDA Asia bahwa ke depannya, Stratus berencana untuk berkembang dengan meningkatkan model dan pertumbuhan organik.
"Pergerakan ini juga menggarisbawahi betapa seriusnya kami mengenai bisnis di Asia Pasifik. Kami optimis untuk setahun ke depan dan menargetkan penambahan klien pada akhir 2008," ujar Freeman Nung, Wakil Presiden Stratus Technologies Asia Pasifik.
Widia Yurnalis






