SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Rabu, 07 Januari 2009, 10:13
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

Feature
Virtualisasi Makin Booming

Teknologi server Microsoft Hyper V dan System Center Virtual Machine Manager hadir di Indonesia. Bersamaan dengan kedua teknologi tersebut, Microsoft juga meluncurkan program My Green Server, sehingga setiap penjualan 1 unit Windows Server 2008 mulai saat ini hingga Juni 2009, maka akan dikonversikan dengan penanaman 1 buah pohon di Kabupaten Brebes, Propinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, hingga saat ini teknologi yang dapat mendukung virtualisasi menjadi prioritas bagi pelanggan karena dipercaya dapat menghemat berbagai biaya operasi, terutama pada situasi krisis keuangan global saat ini. Menurut Suresh Kalpaty, Regional Director, Partner Solution Microsoft Asia Pasifik, teknologi virtualisasi Microsoft Hyper V dan System Center Virtual Machine Manager akan membantu pelanggan untuk menjalankan proses bisnis secara virtual, mengatur aset server fisik dan virtual mereka secara lebih efisien mulai dari desktop hingga data center.

Selain itu, raksasa software ini mengklaim, penghematan biaya dari solusi virtualisasi ini tergantung dari seberapa luas implementasi virtualisasi di lingkungan TI dari sebuah perusahaan. Untuk skala kecil, penghematan dimulai dari 25% untuk konsumsi energi listrik dan overhead. Sedangkan untuk skala besar, penghematan bisa mencapai 80%.

Sementara itu, saat ini 12% dari mesin server baru yang dijual ke korporasi merupakan mesin yang akan menjalankan sistem virtual. Kemampuan daya tampung proses server virtual sama seperti menjalankan mesin server biasa atau non virtual hingga 128 unit. Diperkirakan mesin server jenis ini akan mengalami pertumbuhan mendekati 25% hingga tahun 2012.

Teknologi Virtualisasi di Indonesia
Menurut IDC, pertumbuhan penjualan year on year software solusi virtualisasi dari tahun 2006 ke tahun 2007 adalah 68,5%. Penjualan ini diprediksikan akan lebih cepat pada tahun 2008.

Berkaitan dengan hal ini, Adrian Anwar, Server Business Group Lead Enterprise PT Microsoft Indonesia mengatakan, di Indonesia, tercatat sekitar 56% pelanggan Microsoft yang tertarik untuk mengimplementasikan virtualisasi. Sementara itu, 8% pelanggan Microsoft tercatat telah mengimplementasikan teknologi ini secara menyeluruh.

Hingga saat ini, beberapa perusahaan di Indonesia yang telah memasuki tahap implementasi Microsoft Virtualization ini adalah Bank Central Asia, Asuransi Allianz Utama Indonesia, Bank Indonesia, Lippo Bank, dan Sierad Produce. Sedangkan perusahaan global yang telah mengimplementasikannya adalah AXA International, HSBC, Lufthanza System, Siemens, dan Telecom Italia.

Widia Yurnalis

 
Other Feature
 
 
News
 
Article