Pasar untuk produk large format printer (LFP) dan dokumen scanner mengalami perbedaan kondisi di semester pertama 2008. Untuk dokumen scanner, tercatat terjadi peningkatan sebesar 77% pada semester satu 2008 atau hampir dua kali lipat dari semester yang sama di tahun 2007. Hal ini menunjukkan sebuah perkembangan yang sangat signifikan.
Menurut Tony Hendrawan, analis pasar IDC, ada beberapa faktor yang mendukung perkembangan tersebut. Kecenderungan untuk mulai mempraktikkan paperless documentation yang dianggap bisa memberikan efek positif pada efisiensi biaya perusahaan, juga beberapa proyek yang diadakan oleh sektor pemerintahan terutama untuk bidang pendidikan telah menjadi faktor utama peningkatan tersebut.
Melihat lebih jauh pada dinamika pasar produk ini, ada dua segmen yang perlu diperhatikan, yaitu segmen personal/workgroup (10-25ppm) dan production-low volume (41-60ppm). Dua segmen ini menjadi kontributor utama pasar. Peningkatan paling besar adalah pada segmen production-low volume, yaitu sebesar lima kali lipat shipments di semester sebelumnya.
Sementara itu, segmen personal/workgroup meningkat sebesar 37% dari semester lalu. "Proyek khusus bidang pendidikan dan peluncuran model-model baru di segmen tersebut oleh vendor-vendor yang secara tradisional merupakan pemimpin pasar adalah dua faktor pemicu peningkatan ini," ujar Tony.
Untuk pasar LFP, pasar bisa dikatakan tidak mengalami perkembangan alias stagnan. Dua sektor, CAD dan grafis, mengalami perkembangan yang bertolak belakang. Sektor CAD sedikit menurun seiring isu global minyak dunia yang secara langsung berpengaruh pada biaya operasional industri-industri pengguna LFP untuk keperluan teknis.
Pilihan untuk menggunakan jasa teknis dan percetakan grafis atau yang disebut juga copy/print shop lebih disukai ketimbang melakukan investasi dengan membeli sendiri printer jenis ini.
Selain itu, di sektor grafis, pasar sedikit berkembang dengan meningkatnya permintaan untuk jasa pencetakan iklan dan foto outdoor. Pasar CAD turun sekitar 10% sedangkan pasar grafis hanya naik 2%.
"Satu-satunya segmen yang mengalami kenaikan adalah produk solvent-based yang dialokasikan untuk keperluan pencetakan outdoor, yaitu sebesar 27% dibanding semester sebelumnya," ujar Tony.
Widia Yurnalis





