• Senin, 15 Maret 2010, 17:09
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

Feature
Algorithmics Luncurkan Perangkat Manajemen Resiko

Algorithmics mengumumkan peluncuran Algo Opvar. Perangkat lunak manajemen resiko ini memberikan perangkat teknologi terbaru yang tidak membebani biaya pemeliharaan infrastruktur internal.

Layanan Algo OpVar dikirimkan melalui portal interaktif berbasis web, yang memungkinkan pengguna untuk menampilkan resiko dan perkiraan kendali, kendali tes, menampilkan hasil tes kendali, menemukan kembali informasi yang hilang dan indikator resiko kunci, juga menampilkan perkiraan skenario bagi resiko utama yang dihadapi perusahaan.

Layanan Algo OpVar pre-configured dengan semua kemampuan penting dari sebuah solusi manajemen resiko. Perangkat ini menyediakan sistem manajemen resiko yang komprehensif, operasional yang terintegrasi, tanpa perlu infrastruktur yang mahal atau membangun perangkat lunak internal. Layanan perangkat lunak OpVar yang tersedia adalah sebagai berikut;

- koleksi data acara internal yang hilang
- Perkiraan resiko dan kendali
- Mengetes kendali
- Pengukuran indikator kunci
- Analisa Skenario Terstruktur

Seluruh layanan dan kemampuan Algo OpVar dibangun di atas platform Algo OpVar Standard Edition yang dirancang untuk memudahkan organisasi untuk berbagi informasi, administrasi, dan fasilitas manajemen dengan kerangka perangkat lunak terintegrasi.

Rita Silverstein, Director, Operational Risk Product Management, Algorithmics, mengatakan, "Layanan Algo OpVar menyediakan lingkungan produksi dengan database yang terpisah dan tertuju pada isi data manajemen resiko klien yang spesifik dan privat. Model layanan ini juga mendukung keamanan data dan perlindungan lengkap terhadap informasi rahasia."

Sementara itu, John Winter, Senior Vice President, Operational Risk Solutions, Algorithmics, menambahkan, "Kami bangga meluncurkan tambahan ini ke dalam solusi kami yang telah ada sebagai respon dari permintaan pasar. Layanan Algo OpVar menyediakan operasi resiko terbaik pada kerangka biaya total kepemilikan karena seluruh perangkat lunak dan kekuatan komputasi dipegang oleh Algorithmics. Perusahaan kini dapat fokus pada menajemen resiko dan tidak pada manajemen sistem."


Eka Santhika

 
Other Feature
 
 
News
 
Article