Perusahaan layanan dan solusi TI Datacraft berencana untuk mulai memperluas virtualisasi datacenter berdasarkan manajemen suite dan virtualisasi VMware untuk klien di Asia Pasifik.
Berdasarkan penjelasan Andy Cocks, Direktur untuk Solusi dan Aliansi Datacraft, datacenter di perusahaan-perusahaan ASEAN semakin padat, sehubungan dengan penambahan server baru. Hal ini menyebabkan tantangan, tidak cukupnya cooling server, persediaan aplikasi yang lambat, tidak efektifnya backup, penanggulangan bencana, dll.
"Platform VMware memungkinkan Datacraft untuk membantu perusahaan agar lebih mudah dalam mengatur operasi datacenter mereka," ujar Cocks. Ia menambahkan, proses ini mengakibatkan efisiensi yang lebih besar dan membantu sejumlah server untuk dikonsolidasikan.






