Penyelenggara telekomunikasi diminta untuk tetap memberi kualitas layanan yang baik dalam bentuk peningkatan kapasitas dan jaringan selama H-2 hingga H+2 Lebaran. Mereka juga diminta melakukan koordinasi dengan berbagai instansi dan asosiasi terkait, seperti dengan RAPI, PRRSNI, ATVSI.
Menurut Kepala Bagian Umum dan Humas Ditjen Postel, Gatot Dewa Broto dalam siaran persnya, berkaitan dengan kebutuhan fasilitas telekomunikasi untuk Posko Pusat Departemen Perhubungan, dukungan fasilitas di antaranya:
- PT Telkom akan menyediakan 6 SST untuk keperluan CCTV
- PT Indosat akan menyediakan 5 SST.
- PT Bakrie Telecom akan menyediakan 5 SST untuk komunikasi dua arah
- PT Mobile-8 akan menyediakan 5 SST untuk komunikasi dua arah
Di lain pihak, untuk kebutuhan fasilitas telekomunikasi wireless bagi personil Posko Pusat dan 11 Posko Lapangan dan Terminal (Purwakarta, Losarang, Nagrek, Merak, Bakauheni, Kalideres, Pulogadung, Kemayoran, Kampung Rambutan Lebak Bulus dan Cicaheum), Telkomsel akan menyediakan 6 SST, Excelcomindo Pratama akan menyediakan 5 SST, Smart Telecom akan menyediakan 2 SST, PT HCPT akan menyediakan 2 SST, NTS akan menyediakan 2 SST, dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia akan menyediakan 2 SST.
Gatot menambahkan, penyelenggara telekomunikasi secara internal diperkirakan akan tetap berkomitmen di Lebaran kali ini dengan pemberian diskon tarif khusus pada hari-hari tertentu di puncak Lebaran, penyediaan posko-posko khusus di sepanjang jalur mudik, maupun kemungkinan penambahan fasilitas kapasitas jaringan.
Widia Yurnalis






