Penyelenggara telekomunikasi diimbau untuk tetap berada pada kondisi siaga penuh berkaitan dengan kualitas layanan saat lebaran. Hal ini untuk mengurangi pesimisme masyarakat terhadap buruknya kualitas layanan telekomunikasi.
Menurut Gatot Dewa Broto, Kepala Bagian Umum dan Humas Ditjen Postel dalam siaran persnya, seluruh penyelenggara telekomunikasi tetap harus mempertahankan standar kualitas layanan.
Sementara itu, berkaitan dengan kepadatan trafik layanan telekomunikasi yang masih belum optimal, masyarakat diperkirakan akan menggunakan layanan voice dan SMS secara massif pada H-2 hingga H+2.
Widia Yurnalis






